Jangan Salah Kaprah Sebelum Mengajukan Relaksasi Kredit

Jangan Salah Kaprah Sebelum Mengajukan Relaksasi Kredit post thumbnail image

Akibat pandemi COVID19, sejumlah lembaga keuangan dan perusahaan pembiayaan telah memberikan relaksasi kredit bagi nasabahnya. Menurut pernyataan ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno, sejak kebijakan restrukturisasi kredit dikeluarkan, sekitar kurang lebih 583 ribu nasabah telah mengajukan restrukturisasi kepada perusahaan pembiayaan.

Pengajuan relaksasi kredit tentunya wajar dilakukan di saat seperti ini. Apalagi mengingat banyak sumber pendapatan yang terdampak akibat COVID19; sehingga banyak nasabah yang kesulitan menyelesaikan kewajiban pelunasan kredit mereka. Akan tetapi, Suwandi menuturkan bahwa banyak masyarakat yang salah mengartikan mengenai pengajuan relaksasi kredit. 

Banyak nasabah yang salah mengartikan bahwa kebijakan relaksasi kredit adalah kebijakan yang memperbolehkan mereka untuk libur dari cicilan selama satu tahun. Padahal, menurut peraturan POJK 11/2020 mengenai Stimulus Perekonomian Nasional, relaksasi kredit bukan berarti membebaskan masyarakat dari kewajiban membayar cicilan. Maksimal satu tahun itu merujuk kepada kebijakan yang diberlakukan oleh lembaga keuangan; seperti perpanjangan tenor, penurunan bunga, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, nasabah diberikan kemudahan, namun bukan berarti bebas dari kewajiban tersebut. 

Kebijakan ini diberlakukan bukannya tanpa alasan. Apabila kebijakan tersebut melenceng dari yang seharusnya, hal ini bisa menimbulkan domino effect bagi perusahaan pembiayaan dan keadaan perekonomian. Apabila perusahaan pembiayaan masih harus membayar bunga dan pokok hutang kepada perbankan, namun debitur tidak membayar cicilan, hal ini akan menimbulkan kesulitan likuiditas. 

Bagi masyarakat yang hendak mengajukan relaksasi kredit, tentunya hal tersebut bisa dilakukan apabila Anda memenuhi syarat dan kriteria yang berlaku. Sesuai dengan kebijakan pemerintah dan OJK, BFI Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang memberikan relaksasi kredit bagi nasabah yang memenuhi syarat dan kriteria relaksasi kredit dalam bentuk perpanjangan waktu angsuran

Syarat Relaksasi Kredit di BFI Finance Indonesia

relaksasi kredit artinya

Sebagaimana yang telah tertuang dalam POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional, kebijakan relaksasi kredit akan diprioritaskan bagi mereka yang terdampak langsung oleh COVID19 sehingga kesulitan dalam menjalankan kewajiban kredit mereka. Adapun syarat dan kriteria yang berlaku untuk mengajukan relaksasi kredit di BFI Finance adalah sebagai berikut:

  1. Nilai kredit atau leasing dibawah Rp10 miliar
  2. Konsumen yang berprofesi sebagai pekerja informal, pelaku UMKM atau pekerja sektor yang terdampak langsung
  3. Posisi pelunasan angsuran lancar per 29 Februari 2020
  4. Unit fisik sesuai dengan pengajuan awal dan masih dalam penguasaan konsumen
  5. Domisili konsumen sama dengan domisili yang tercatat di pengajuan awal

Anda bisa mengajukan permohonan melalui form yang terdapat di website resmi BFI Finance dan berkomunikasi menggunakan saluran resmi BFI Finance. 

Nah, semoga ulasan diatas dapat membantu Anda memahami pengajuan relaksasi kredit, ya. Pastikan agar Anda selalu mengikuti informasi resmi dari perusahaan pembiayaan, serta tidak mudah percaya mengenai informasi yang bersifat hoax.