Tips Agar UMKM Mudah Dapat Pinjaman Ala BFI Finance

Tips Agar UMKM Mudah Dapat Pinjaman Ala BFI Finance post thumbnail image

Bagi para pelaku UMKM, modal merupakan hal yang penting untuk menunjang usaha mereka di tengah pandemi corona. BFI Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang siap memberikan pinjaman kepada pelaku UMKM, dengan jaminan berupa BPKB atau sertifikat rumah. 

Pada masa pandemi ini, semakin banyak pelaku UMKM yang menjalankan bisnis mereka secara digital. Menurut riset dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), UMKM yang menjalankan bisnisnya secara online lebih mudah mendapat pinjaman. Mengapa demikian?

Pertama, UMKM yang menjalankan bisnisnya secara online umumnya didukung juga oleh sistem rating atau penilaian dari pembeli. Apabila mereka mendapat rating yang baik, maka reputasi usaha tersebut juga dinilai positif oleh lembaga keuangan. Reputasi yang baik tentunya memudahkan pelaku UMKM lebih mudah mendapat pinjaman untuk mengembangkan usahanya. 

Selain itu, UMKM yang menjalankan bisnisnya secara online juga bergabung dengan platform online untuk menunjang kegiatan operasional bisnisnya. Sehingga, mereka memiliki jejak digital yang memudahkan lembaga keuangan dalam membaca karakteristik usaha mereka, yang dijadikan sebagai indikator penilaian.

Terlebih lagi, di masa pandemi ini, perusahaan pembiayaan lebih selektif lagi dalam memberikan pinjaman. Jejak digital tersebut tentunya memudahkan kreditur dalam menganalisa profil calon peminjam dan memitigasi risiko pinjaman. 

Apakah Bijak Mengajukan Pinjaman Dalam Situasi Ini?

bfi finance indonesia

Mengajukan pinjaman usaha tentunya bijak saja, apabila disertai dengan alasan dan tujuan yang tepat. Contohnya, dana pinjaman digunakan untuk melakukan riset pasar atau berinovasi mengembangkan produk atau jasa. Anda juga bisa mengajukan pinjaman apabila membutuhkan dana untuk merawat dan mengembangkan peralatan produksi Anda. 

Beberapa pelaku UMKM juga mengajukan pinjaman untuk melancarkan arus kas mereka. Contohnya untuk membayar gaji bulanan karyawan, sewa tempat, tagihan air, tagihan listrik, termasuk biaya perbaikan alat. Tentunya, hal ini bijak saja. Namun, Anda juga harus memperhitungkan pinjaman yang dibutuhkan hingga usaha Anda balik modal. 

Bagaimana Agar Lebih Mudah Mendapatkan Pinjaman Usaha?

produk bfi

Berikut sejumlah hal yang bisa Anda lakukan untuk mempermudah proses pengajuan pinjaman usaha ala BFI Finance. 

Pertama, jalankanlah usaha Anda secara online dan offline. CEO Investree Adrian Gunadi menyarankan agar pelaku UMKM melakukan hal tersebut guna mengumpulkan data-data yang akan dijadikan rekam digital dan profil risiko UMKM. Hal ini akan mempengaruhi reputasi dan penilaian yang akan dijadikan acuan pinjaman oleh kreditur. 

Selain itu, pastikan bahwa Anda mempelajari produk pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan Anda, berikut juga dengan persyaratannya. Terlebih lagi jika Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan. Dengan adanya jaminan, umumnya nominal pinjaman yang akan Anda dapat lebih besar dibanding dengan pinjaman tanpa jaminan. Namun, proses pengajuan juga akan lebih memakan waktu. Hal ini karena kreditur harus melakukan verifikasi terhadap dokumen dan jaminan yang diajukan oleh debitur. 

Nah, semoga pengajuan pinjaman usaha Anda bisa berjalan dengan lancar, ya. Yuk, jangan ragu menjalankan usaha di masa pandemi!