Waspada Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Selama Pandemi

Waspada Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Selama Pandemi post thumbnail image

Pandemi COVID19 turut mempengaruhi aspek perekonomian masyarakat indonesia. Dalam situasi seperti ini, penawaran layanan aplikasi pinjaman semakin banyak. Namun, Anda harus tetap berhati-hati dengan resiko penawaran aplikasi pinjaman online ilegal selama pandemi. 

Menurut data dari Satgas Waspada Investasi, sejumlah 105 fintech aplikasi pinjaman online ilegal ditemukan tidak terdaftar dan mendapat izin resmi dari OJK. Jumlah fintech ilegal ini semakin menjamur dengan adanya pandemi COVID19 ini. Mereka memanfaatkan keadaan dimana masyarakat tengah membutuhkan bantuan perekonomian akibat adanya pandemi ini. Mereka beroperasi dengan menawarkan aplikasi pinjaman online via pesan singkat. Bahkan sejak 2018, sejumlah 2.591 pinjaman online ilegal telah diblokir oleh otoritas.

Tongam L Tobing selaku Ketua Satgas Waspada Investasi menghimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dengan penawaran pinjaman online. Ia menuturkan bahwa oknum pinjaman online ilegal ini mengincar masyarakat yang tengah membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun konsumtif. Keberadaan mereka juga meresahkan. Selain menetapkan bunga yang tinggi, mereka juga dapat mengakses dan menyebarluaskan data konsumen untuk mengintimidasi pada proses penagihan pinjaman. Intimidasi dan teror dilakukan untuk menekan nasabah agar cepat melunasi pinjamannya. 

Modus Aplikasi Pinjaman Uang Online Ilegal

aplikasi pinjaman uang online

Tongam juga menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan modus aplikasi pinjaman uang online ilegal. Terutama jika ada iming-iming hasil yang menggiurkan tanpa resiko. Misalnya, tanpa bunga atau tanpa BI checking.

Ia menghimbau agar masyarakat selalu melakukan cross check apabila mendapat tawaran pinjaman uang online. Pastikan bahwa fintech terkait terdaftar di OJK dan mendapat perizinan yang resmi. Pastikan juga bahwa fintech tersebut telah memiliki reputasi yang baik dan terjamin. 

Layanan aplikasi pinjaman cepat cair resmi umumnya meminta persyaratan yang lengkap dan jelas, seperti identitas diri dan dokumen pendukung. Selain itu, mereka juga memiliki situs dan kontak yang resmi dan jelas. Serta suku bunga yang transparan, sehingga tidak akan ada kasus bunga yang naik secara tiba-tiba seperti pinjaman online ilegal. 

Pinjaman uang online resmi memang merupakan solusi yang bisa dipilih apabila Anda membutuhkan sejumlah dana untuk kebutuhan yang produktif. Namun, tetaplah waspada dengan segala penawaran yang ada, terutama di masa pandemi ini. Jangan sampai Anda tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.