Waspada Rayuan Aplikasi Pinjaman Online Tanpa BI Checking

Waspada Rayuan Aplikasi Pinjaman Online Tanpa BI Checking post thumbnail image

Apakah Anda pernah mendapatkan tawaran aplikasi pinjaman online dengan iming-iming ‘tanpa BI Checking’? Baik melalui telepon maupun SMS. Jika iya, jangan sampai Anda tertipu dengan iming-iming pemasaran tersebut!

Metode pemasaran tersebut seringkali dilakukan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Umumnya, seseorang yang terjebak penawaran tersebut berujung terjebak dalam kasus penipuan dengan mengirimkan sejumlah uang kepada rekening yang tidak jelas. 

Pasalnya, hampir semua pengajuan pinjaman harus melalui proses BI Checking. Baik itu pengajuan pinjaman melalui perbankan maupun perusahaan pembiayaan. Nah, agar Anda terhindar dari modus penipuan tersebut, yuk pahami dahulu apa itu BI Checking. 

Pengertian BI Checking

aplikasi pinjaman uang

Pengertian BI Checking, atau dikenal juga dengan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) merupakan catatan riwayat kredit nasabah yang informasinya bisa dipertukarkan antar sesama lembaga keuangan. Informasi yang tersimpan antara lain identitas debitur, pemilik dan pengurus, fasilitas penyediaan dana atau pembiayaan yang diterima, agunan, penjamin, dan kolektibilitas. 

Walaupun bukan penentu satu-satunya untuk mendapat pinjaman, namun sangat penting untuk menjaga catatan riwayat kredit atau skor kredit Anda tetap bersih. Karena umumnya, catatan kredit ini merupakan penentu yang berperan paling besar apakah pengajuan pinjaman Anda bisa disetujui atau tidak. 

Dengan kata lain, BI Checking berfungsi untuk menentukan kemampuan bayar nasabah yang hendak mengajukan pinjaman. Oleh karena itu, sangat penting bagi lembaga keuangan untuk mengadakan proses tersebut sebelum menyetujui pengajuan pinjaman. Apabila Anda mendapat tawaran pinjaman tanpa BI Checking, bisa dipastikan bahwa lembaga keuangan tersebut diragukan kredibilitasnya. 

Cara Mengecek dan Membersihkan Skor Kredit

Skor kredit sendiri dibagi menjadi 5 kategori dengan pengukuran skor 1 sampai 5, yaitu:

1. Kredit Lancar

Kategori ini menunjukkan bahwa Anda mampu bertanggung jawab dengan membayar pinjaman Anda secara tepat waktu. Apabila skor kredit Anda termasuk dalam kategori ini, pengajuan pinjaman Anda akan lebih besar peluangnya untuk disetujui oleh lembaga keuangan. 

2. Kredit dalam Perhatian Khusus (DPK)

Kategori ini menunjukkan bahwa Anda mampu bertanggung jawab dengan pinjaman Anda, namun pembayarannya kurang tepat waktu. Apabila Anda pernah menunggak atau terlambat membayar dalam waktu 1-2 bulan, maka Anda mungkin termasuk dalam kategori ini. Pengajuan pinjaman masih bisa disetujui, namun tidak selancar kategori pertama. 

3. Kredit Tidak Lancar

Mirip dengan skor kredit ke-2, kategori ini menunjukkan bahwa Anda pernah memiliki riwayat kredit yang pembayarannya tidak lancar. Namun, kategori ini termasuk dengan tunggakan kurun waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 3-6 bulan. Contohnya, pembayaran bunga atau pokok pinjaman yang tidak memuaskan.

4. Kredit Diragukan

Jenis kategori ini diberikan apabila Anda masih memiliki riwayat pinjaman yang belum diselesaikan, padahal sudah melewati batas jatuh tempo. Seperti skor kredit ke-3, pengajuan pinjaman dengan jenis kategori ini akan lebih sulit untuk disetujui. 

5. Kredit Macet

Jenis kategori ini diberikan apabila Anda memiliki riwayat pinjaman yang belum dibayarkan lebih dari 6 bulan masa jatuh tempo. Dalam posisi ini, pengajuan pinjaman Anda akan sulit disetujui di bank atau lembaga keuangan manapun. 

aplikasi pinjaman uang online

Untuk mengecek skor kredit Anda, Anda bisa mendatangi kantor OJK secara langsung. Anda bisa membawa dokumen pendukung, yaitu identitas diri dan dokumen identitas badan usaha. Atau, bisa juga mengecek secara online dengan mengakses situs OJK dan memilih kolom “perbankan”, lalu memilih “permintaan IDI historis”. 

Jika skor kredit Anda termasuk dalam kategori 3 sampai 5, maka pengajuan pinjaman Anda akan sulit untuk disetujui. Yang harus Anda lakukan untuk membersihkannya adalah dengan melunasi tunggakan yang belum Anda bayar, lalu memantau BI Checking secara berkala. Selain itu, Anda bisa menuju gerai Bank Indonesia dengan membawa surat penjelasan dari pihak lembaga keuangan bahwa Anda telah melunasi tunggakan kredit Anda. 

Nah, semoga ulasan diatas dapat membantu Anda mengenal lebih apa itu BI Checking. Yang terpenting, pastikan untuk mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan yang terjamin kredibilitasnya.