Tak Berkategori

Mari Mengenal Lebih Dekat Jenis Uang Elektronik di Indonesia

Jenis Uang Elektronik

Transaksi pembelian maupun pembayaran kini lebih mudah berkat adanya jenis uang elektronik. Segala sesuatunya menjadi lebih ringkas dan para pemilik usaha tidak akan kerepotan menyediakan kembalian.

Lantas, apa sih sebenarnya uang elektronik itu? Mari kita bahas satu persatu selengkapnya di artikel berikut ini.

Definisi Uang Elektronik

Uang elektronik adalah salah satu jenis pembayaran yang sah. Nilai uang yang ada di simpan di dalam kartu yang berisikan chip atau aplikasi online.

Di masa yang serba canggih dan cepat seperti sekarang, uang elektronik lebih dikenal dengan sebutan e-money. Uang elektronik atau e-money ini baru bisa digunakan bilamana penggunanya sudah memiliki akun atau kartu khusus.

Nantinya pemilik e-money tersebut bisa langsung menggunakan akun atau kartu yang sudah diisi saldo untuk bertransaksi. Misalnya membayar tiket KRL, akses jalan tol, makan di tempat tertentu, sampai dengan transaksi untuk kebutuhan bulanan seperti membayar listrik, belanja di e-commerce, dan masih banyak lagi.

Manfaat Uang Elektronik

Bicara mengenai manfaat uang elektronik, tentunya hal tersebut dapat kita rasakan dari segi pebisnis maupun masyarakat secara menyeluruh. Berikut ini manfaat adanya uang elektronik.

Manfaat Uang Elektronik Bagi Pelaku Bisnis

Kehadiran uang elektronik sangat membantu para pebisnis dalam mensukseskan usaha yang ada. Setidaknya terdapat 4 manfaat adanya uang elektronik bagi pelaku bisnis.

  1. Memudahkan Transaksi Pembelian

Dengan hadirnya uang elektronik, transaksi pembelian yang ada bisa diproses lebih cepat dan akurat. Sebagai pelaku bisnis Anda tidak perlu khawatir akan adanya kesalahan jumlah dana yang masuk maupun bukti transaksi yang tidak terekam.

  1. Tidak Perlu Repot-Repot Menyediakan Kembalian

Uang kembalian menjadi persoalan tersendiri bagi para pelaku bisnis atau usaha. Sebab, mereka harus sigap menyediakan kembalian sesuai dengan nominal yang disediakan.

Bilamana situasi toko atau penjualan sedang sangat ramai, tentunya akan sangat sulit untuk menyediakan uang kembalian. Belum lagi risiko uang tersebut berceceran, sobek, atau mungkin kembalian yang diterima tidak sesuai.

Nah, dengan adanya jenis uang elektronik yang ada seperti sekarang, tentunya beban para pebisnis dalam menyediakan kembalian bisa sedikit berkurang.

  1. Laporan Keuangan Lebih Tertata

Segala bentuk transaksi keuangan yang ada akan terekam dengan baik di aplikasi uang elektronik, baik itu pembayaran maupun pembelian. Lengkap dengan jumlah nominal dan waktu terjadinya transaksi.

  1. Kerjasama Promosi yang Menguntungkan

Pihak penyelenggara atau aplikasi uang elektronik kerap kali menyediakan banyak promo yang bertujuan menggaet lebih banyak pengguna. Kerjasama ini umumnya berlangsung dengan pihak merchant. Jadi, sebagai pebisnis Anda akan banyak diuntungkan jika ada promosi. 

Baca Juga: Pakai Pembayaran Cashless, Ide Usaha Ini Cukup Menguntungkan

Manfaat Uang Elektronik Untuk Masyarakat atau Pembeli

Bukan hanya pebisnis, uang elektronik juga banyak membawa keuntungan bagi para penggunanya atau masyarakat secara luas. Apa saja keuntungannya? 

Image Source: Pexels/Jack Sparrow
  • Pembayaran Lebih Mudah

Keuntungan yang pertama dari adanya jenis uang elektronik yaitu mempermudah pembayaran. Segala bentuk transaksi yang ada akan terintegrasi secara langsung dengan sistem dan para penggunanya bisa melakukan pembayaran di mana saja secara realtime selama ada koneksi internet.

  • Tidak Perlu Repot-Repot Membawa Banyak Uang

Membawa banyak uang di dompet kadang bisa menjadi ketakutan tersendiri dan muncul perasaan was-was. Nah, dengan adanya e-money rasa cemas dan takut yang Anda miliki bisa tepis  jauh-jauh. Cukup bermodalkan kartu atau smartphone, pembayaran bisa dengan mudah terjadi.

  • Hemat Waktu

Uang elektronik menjadikan segalanya lebih mudah. Sebagai pengguna, Anda tidak perlu repot-repot membuka isi dompet hanya untuk mencari sejumlah uang dengan nominal yang pas untuk membayar. Cukup keluarkan kartu atau lakukan pemindaian pada kode yang tersedia.

Jenis Jenis Uang Elektronik

Jenis uang elektronik terbagi ke dalam dua. Pertama yaitu uang elektronik berbasis chip dan yang kedua yaitu uang elektronik berbasis server. Apa saja perbedaan keduanya? Ini dia penjelasan keduanya.

Uang Elektronik Berbasis Chip (Disimpan di Kartu)

E-money jenis yang pertama yaitu e-money yang tersimpan di dalam chip yang tertempel pada sebuah kartu. Kartu ini juga dijadikan sebagai bukti kepemilikan saldo yang ada.

Kartu e-money ini bisa didapatkan dengan membelinya secara offline pada toko atau gerai yang menjual maupun membelinya secara online.

Contoh e-money berbasis chip ini adalah kartu e-money bank mandiri, flazz BCA, dan lain sebagainya.

Uang Elektronik Berbasis Server (Disimpan di Aplikasi)

Sebagaimana dengan namanya yakni berbasis server, jenis e-money yang satu ini disimpan pada sebuah aplikasi yang sering kali disebut sebagai e-wallet atau dompet elektronik.

Beberapa e-wallet yang cukup populer di Indonesia yaitu OVO, GoPay, Dana, dan lain sebagainya.

E-money jenis ini dinilai lebih praktis dari segi transaksi yang bisa dengan mudah untuk dilacak, bisa digunakan untuk banyak transaksi, dna cenderung memiliki limit uang yang lebih banyak ketimbang e-money berbasis chip.

Kelebihan dan Kekurangan Uang Elektronik

Adanya uang elektronik tentu memudahkan kita untuk melakukan transaksi secara lebih mudah, aman, dengan proses yang cepat. Meskipun begitu, jenis uang elektronik yang beredar di luaran sana tidak terlepas dari kelebihan serta kekurangan.

Kelebihan Uang Elektronik

Uang elektronik punya sederet kelebihan yang bisa Anda rasakan. Antara lain seperti di bawah ini.

  1. Efisien dan Akurat

Dalam melakukan transaksi menggunakan uang elektronik, Anda tidak perlu khawatir nominal yang dibayarkan kelebihan ataupun kekurangan. Semuanya akan terhitung otomatis dan dicatat langsung oleh sistem. Anda juga tidak perlu menyediakan uang pas ataupun kembalian.

  1. Ringan dan Aman

Jenis uang elektronik baik itu kartu berbasis chip maupun e-wallet, keduanya sama-sama memiliki tingkat keamanan yang cukup baik. Di samping itu, Anda juga tidak perlu repot-repot membawa dompet tebal berisikan lembaran uang. Ini tentunya membuat bawaan Anda lebih ringan dan terhindar dari perasaan was-was.

  1. Beragam Promo

Beragam promo menarik seringkali diberikan oleh para provider. Dari mulai yang berbentuk cashback sampai dengan bonus points. Terutama di hari-hari besar atau tanggal cantik seperti 11.11.

Kekurangan Uang Elektronik

Selain kelebihan, uang elektronik juga memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya yakni ada 2 jenis kekurangan yang cukup membatasi para penggunanya.

  1. Terdapat Batasan Maksimal Pengisian Saldo

Umumnya, para provider memiliki limit maksimal yang membuat para penggunanya tidak dapat mengisi saldo diatas 10 juta. Kebijakan ini sebetulnya cukup bagus mengingat fungsi utama dari uang elektronik adalah sebagai pengganti dompet, bukan untuk menghimpun uang layaknya bank. 

  1. Hanya Dapat Digunakan di Mesin atau Tempat Tertentu

Uang elektronik memang banyak mempermudah beragam transaksi. Namun sayangnya, penggunaan uang elektronik masih terbatas di mesin dan tempat tertentu saja. Belum banyak merchant atau mitra usaha yang menggunakannya, khususnya bagi mereka yang berada di luar kota besar.

Sobat BFI, demikian informasi mengenai jenis uang elektronik yang ada di Indonesia. Provider manapun yang Anda pilih, ada baiknya Anda tetap bijak dalam membelanjakan uang Anda dan selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan.

Butuh pinjaman dana cepat cair? Ke BFI Finance aja! Prosesnya cepat dan mudah, cukup dengan mengajukan pinjaman jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

Tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang. Klik tautan di bawah ini untuk informasi selengkapnya.

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

Temukan informasi menarik lainnya di BFI Blog.