Gaya Hidup

Mobil Motor Terendam Banjir? Jangan Panik, Ini Tips dari BFI Finance!

Di musim hujan ini, banjir melanda sebagian wilayah di Jabodetabek. Banjir yang cukup parah pada awal bulan ini berdampak pada kendaraan-kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor. Selain berdampak pada mesin kendaraan dan biaya perbaikan, jika Anda berniat untuk mengajukan pinjaman online jaminan BPKB, tentunya Anda khawatir bahwa hal ini akan berdampak pada pengajuan pinjaman Anda karena kendaraan yang ingin Anda jaminkan kondisinya sudah tidak prima.

Lantas, apa langkah selanjutnya yang harus Anda ambil jika kendaraan Anda terendam banjir? Jangan panik, berikut ini tips untuk mengatasi masalah mobil dan motor yang terendam banjir ala BFI Finance. 

 
pinjaman dengan jaminan bpkb
 

Motor

Jangan Langsung Menyalakan Mesin

Sebaiknya, motor yang baru terkena banjir jangan langsung dinyalakan mesinnya. Hal ini karena endapan lumpur bisa merusak mesin dan mengakibatkan komponen-komponen ruang mesin aus. 

Cek Karburator/CVT dan Kelistrikan

Pastikan bahwa tidak ada air yang mengendap di karburator motor Anda. Jika motor Anda matic, pastikan bahwa komponen di balik bak CVT tidak kemasukan air. Selain itu, cek juga komponen kelistrikan motor Anda untuk menghindari korsleting. 

Buang Oli

Sebaiknya, motor yang terkena banjir langsung diganti oli dan filternya. Hal ini karena air yang bercampur dengan oli mesin menurunkan daya pelumas dan menyebabkan komponen di dalamnya aus. 

 

Mobil

Angkat Tuas Rem Tangan

Jika mobil Anda sedang dalam keadaan parkir ketika terendam banjir, lepaskan tuas rem tangan ketika banjir surut. Disarankan juga untuk membawa mobil ke bengkel ketika ban mobil telah sulit digerakkan setelah Anda melepas tuas rem. Hal ini terjadi karena permukaan tromol yang basah terjepit oleh posisi rem. 

Periksa Aliran Kelistrikan dan Oli

Sebaiknya, setelah mobil terendam banjir, Anda langsung melepas kabel aki dari kabel konektornya untuk mencegah korsleting atau hubungan arus pendek. Pastikan bahwa semua kondisi kelistrikan mobil Anda dalam keadaan kering. Anda juga harus mengecek warna oli mesin Anda. Jika warnanya sudah tidak hitam, Anda harus mengurasnya karena oli yang sudah terkontaminasi air yang berdampak pada daya lumas dan karat mesin. 

Ajukan Klaim ke Asuransi

Pastikan bahwa Anda mengajukan claim ke asuransi paling lambat 72 jam setelah insiden kebanjiran. Anda bisa menjelaskan se-detail mungkin mengenai kondisi kerusakan maupun kondisi air yang merendam mobil, juga bisa meminta pihak asuransi untuk mengevakuasi mobil apabila mobil Anda sudah tidak memungkinkan untuk dikendarai. Disarankan juga agar Anda membeli polis terpisah jika mobil rusak akibat banjir tidak ditanggung oleh asuransi. 

 

Ketika kendaraan terendam banjir, dibutuhkan penanganan yang tepat agar kerusakan yang ada tidak berdampak terlalu besar. Apabila pertolongan pertama telah dilakukan pada kendaraan Anda, tentunya hal ini akan menghemat biaya servis, juga mengembalikan kendaraan dalam kondisi prima dan siap digunakan kembali. Jika Anda berniat mengajukan pinjaman online dengan jaminan BPKB motor atau mobil, yuk ajukan pembiayaan Anda sekarang di BFI Finance.