Bisnis

Ngobrolin Serba-Serbi Bisnis Paper Bag Bareng BFI Finance

Ide untuk berbisnis semakin hari semakin kreatif dan beragam. Berbagai produk dan jasa bisa dijadikan peluang untuk berbisnis. Kali ini, BFI Finance berkesempatan untuk meliput salah satu bisnis paper bag atau kantung kertas yang banyak digunakan untuk wadah berbelanja atau souvenir. 

Paper bag sendiri bisa dibuat dengan berbagai desain, warna, bentuk dan ukuran. Hal inilah yang membuat paper bag dipilih sebagai kemasan untuk produk toko maupun souvenir acara. Selain itu, paper bag sendiri bisa dimanfaatkan sebagai alat pemasaran dan branding. 

Kristoff merupakan salah satu pemilik sekaligus desainer toko paper bag rumahan yang bernama Rakkishoppu yang tempat produksinya berdomisili di Balaraja, Tangerang. Simak serba-serbi bisnis paper bag milik Kristoff berikut ini!

Rakkishoppu, Toko Paper Bag Keberuntungan

bfi finance indonesia

Tim BFI Finance bersama Kristoff, owner Rakkishoppu

 

Rakkishoppu yang berarti ‘toko keberuntungan’ dalam bahasa Jepang, telah berdiri selama 1 tahun. Kristoff bersama satu rekannya memilih untuk menjalankan bisnis printing paper bag karena belum terlalu banyak saingan yang menjual produk tersebut pada saat ini. Kristoff awalnya mendirikan usaha ini karena membutuhkan penghasilan sementara sebelum ia resign dari pekerjaan sebelumnya. Sekarang ini, Kristoff sendiri berprofesi sebagai karyawan dan bisnis ini tetap dijalankan sebagai bisnis sampingan. 

Pelanggan Rakkishoppu sebagian besar adalah orang-orang yang hendak menyelenggarakan acara pernikahan atau bridal shower. Karena pada umumnya, mereka membutuhkan paper bag sebagai wadah souvenir. Namun Rakkishoppu juga menerima custom paper bag untuk keperluan lain. Rakkishoppu juga menerima pesanan produk seperti softbox, undangan dan buku tamu, tetapi pesanan terbanyak tetap pesanan paper bag

bfi finance indonesia

Salah satu contoh desain paper bag Rakkishoppu. Source: www.instagram.com/paperbag_murahh

Yang membedakan produk Rakkishoppu dan produk lainnya adalah produk yang lebih berkualitas; baik dari segi desain maupun bahan, dengan harga yang lebih murah. Untuk memesan, klien bisa memilih contoh design yang ada di instagram @paperbag_murahh. Setelah melalui proses cetak dan laminating oleh pihak ketiga, barulah pesanan diproduksi dan dilipat di rumah. 

Berapa Sih, Omzet yang Diraih?

Selama setahun, kisaran omzet perbulan yang telah diperoleh Rakkishoppu adalah 20-30 juta rupiah, dengan estimasi pemesanan 1500-2000 per bulannya, dengan minimum order 10 pcs paper bag.

Klien yang memesan sebagian besar berasal dari Jakarta. Salah satu klien yang pernah memesan paper bag dari Rakkishoppu adalah Watch World Indonesia, yang pada saat itu hendak mengadakan acara dan membutuhkan wadah souvenir. Selain itu, klien tetap Rakkishoppu yang lainnya berasal dari perusahaan make up dan fashion

Belajar Banyak dengan Berbisnis

Kristoff menuturkan bahwa ia belajar banyak melalui bisnis ini. Ia belajar untuk disiplin dalam membagi waktu dalam mengerjakan pekerjaan utama dan bisnis sampingannya. Melalui bisnis ini, ia juga bisa belajar banyak mengenai percetakan melalui orang-orang dan klien yang dia temui, sehingga network nya semakin luas. 

Seperti pengusaha-pengusaha lainnya, tips berbisnis dari Kristoff adalah Anda harus berani mencoba. Karena jika tidak berani mencoba, Anda tidak akan tahu bagaimana hasilnya. Dengan berani mencoba juga Anda bisa belajar dari kesalahan agar sukses di kemudian hari. 

 

Nah, bagi Anda yang berminat merintis usaha, semoga kisah dan tips dari Kristoff bisa menginspirasi Anda, ya. Jika Anda membutuhkan tambahan modal usaha, yuk ajukan pembiayaan usaha Anda sekarang di BFI Finance!

Simak obrolan BFI Finance dengan Kristoff di video berikut ini!

https://www.youtube.com/watch?v=l0NXKLGRdcA