Bisnis, Pinjaman

Tips Mengelola Modal Usaha dari Pengajuan Pinjam Online

Jika Anda tengah merintis bisnis Anda sendiri, ada kalanya modal yang Anda miliki belum mencukupi untuk mengembangkan bisnis Anda, sehingga Anda memerlukan dana tambahan sebagai modal usaha. Salah satu alternatif yang bisa ditempuh dalam mendapatkan modal usaha adalah pengajuan pinjam online

Pengajuan pinjam online akhir-akhir ini populer dalam upaya mendapatkan dana usaha. Selain proses aplikasinya yang mudah, dana pun bisa cepat cair. Walaupun beberapa orang juga memandang pinjam online sebagai hal yang negatif, sebenarnya pinjam online bisa membantu mengembangkan usaha seseorang jika dimanfaatkan dengan baik. 

Oleh karena itu, tentu saja Anda perlu mengetahui bagaimana cara memanfaatkan dan mengelola dana pinjaman secara cermat agar bisnis Anda bisa sukses, sekaligus juga menghindari kerugian akibat tidak cermat dalam mengelola dana pinjaman. Simak tips mengelola dana pinjaman berikut ini.

Membuat Rencana Keuangan dan Usaha yang Matang

pinjam-online

Sebelum Anda memutuskan mengajukan pinjaman online, Anda harus merencanakan keuangan Anda dengan matang. Apa saja yang Anda butuhkan untuk mengembangkan usaha Anda sehingga Anda dapat memiliki gambaran berapa dana tambahan yang Anda butuhkan.

Perhitungkan juga pemasukan dan pengeluaran yang Anda dapatkan per bulannya. Apakah sudah cukup untuk membayar pinjaman? Dengan perencanaan usaha yang matang, Anda dapat mengetahui pinjaman dana yang sekiranya diperlukan dan bisa meminjam sesuai kemampuan bayar Anda, sekaligus menjaga keuangan Anda tetap stabil. 

Memperhatikan Rasio Pinjaman Terhadap Penghasilan

pinjam-online

Dalam mengajukan pinjaman,  Anda juga harus memperhatikan rasio pinjaman terhadap pemasukan Anda. Idealnya, rasio hutang atau pinjaman tidak boleh lebih dari 30% agar keuangan Anda tetap sehat, dan menghindari risiko kredit macet. Selain itu, hal ini juga menunjukan kemampuan membayar Anda dan berpengaruh kepada skor kredit Anda. 

Mencatat Arus Kas Secara Rutin

pinjam-online

Buatlah catatan mengenai cashflow atau arus kas bisnis Anda secara rutin. Catatan bisnis tersebut termasuk total dana pinjaman, tagihan pinjaman, serta keuntungan dan pengeluaran per bulan. Dengan membuat pembukuan yang rapi, Anda bisa memperhitungkan anggaran yang dirasa harus dikurangi atau ditambahkan sehingga dana yang ada bisa dialokasikan secara lebih efektif. 

Selain itu, hal ini juga berguna untuk menghindari risiko kredit macet atau denda karena terlambat membayar cicilan. Anda bisa mengetahui sisa dana pinjaman, tenor pinjaman dan berapa yang harus dialokasikan per bulannya untuk membayar cicilan. 

Pisahkan Dana Usaha dan Pribadi

pinjam-online

Salah satu saran terpenting dalam menjalankan usaha adalah memisahkan dana usaha dan pribadi. Hal ini untuk mengetahui apakah Anda untung atau rugi, serta agar Anda lebih mudah dalam membuat laporan keuangan, serta tidak mengganggu arus kas Anda. Dengan begitu, Anda bisa melihat apakah dana pinjaman Anda penggunaannya telah efektif dan agar dapat dialokasikan secara lebih maksimal. 

 

Mengajukan pinjam online memang terkadang dipandang buruk. Namun jika Anda tahu cara memanfaatkannya, pinjam online bisa menjadi salah satu alternatif dalam memperlancar proses bisnis Anda. Pastikan bahwa Anda mengajukan pinjam online langsung cair dan bunga paling rendah, yang kredibilitasnya telah terjamin.

Semoga tips di atas dapat membantu Anda dalam memanfaatkan dana pinjam online untuk modal usaha, ya.